KANTOR RESMI 4LIFE INDONESIA TRADING

Rabu, 01 April 2015

SEJARAH TRANSFER FACTOR

Ketika mempelajari Tuberculosis tahun 1949, Dr. H. Sherwood Lawrence (prior Head of Infectious Diseases and Immunology of New York University, 1959 – 2000) menemukan bahwa ia dapat “memindahkan” reaksi imun positif dari donor yang pulih kepada penerima yang belum pulih dari TBC.
 
Pada saat, Lawrence menggunakan sel-sel darah putih sebagai sumber TRANSFER FACTOR dari para pendonor kepada pasien-pasien yang beruntung melalui intravena (ke dalam pembuluh darah). Walaupun transfer factor berhasil menyembuhkan, sebagai penemuan besar melalui riset dan ahli ilmu pengetahuan diseluruh dunia, tetapi penisillin diterima sebagai obat mujarab oleh pengobatan barat – “menyembuhkan segala” penyakit dan infeksi.

Tidak ada satu orang pun yang dapat meragukan penggunaan antibiotik dalam menghadapi penyakit. Tetapi pada saat yang sama, banyak profesional yang mulai meragukan ke efektifan antibiotik karena kuman semakin pintar. Antibiotik menggantikan sistem imun, daripada menguatkannya. Untuk pertimbangan ini, orang mencari cara alternatif untuk mendukung dan menaikan reaksi imun mereka. Sejak Lawrence menghentikan penelitiannya, ribuan dari ilmuwan mempelajari dan memeriksa efektifitas dari molekul sistem imun – transfer factor.

Lebih dari Dua Puluh Tahun, Tiga hal Ditemukan Dalam Mempelajari Sistem Kekebalan Tubuh dari Ilmu Pengetahuan Transfer Factor

 
SumberPada penemuan pertama, transfer factor di dapatkan dari orang-orang yang mendonorkannya dan transfer factor di suntikan kepada pasien yang membutuhkannya. Tetapi sejak tahun 1980 hal itu tidak dilakukan lagi setelah ilmu kesehatan menemukan kemanjuran dan kesesuaian transfer factor yang berasal dari hewan. Hari ini, kita mengetahui transfer factor tidak seperti antibiotik, transfer factor adalah sesuai untuk semua spesies. Artinya manfaat transfer factor adalah untuk bersama. Akhirnya, kita mendapatkan keuntungan transfer factor dari jasa sistem imun hewan-hewan dengan kualitas yang terbaik.
 
Konsumsi Oral: Ilmu pengetahuan transfer factor mengalami banyak peningkatan. Pada tahun 1980 juga ditemukan bahwa transfer factor bisa diantarkan melalui ASI (Air Susu Ibu - kolostrum). Penelitian yang luas dan pelajaran mengenai transfer factor yang dengan efektif di konsumsi melalui oral.

TeknologiIlmuwan hanya mengembangkan teknik yang dibutuhkan untuk ekstrak dan memisahkan transfer factor dari molekul-molekul yang tidak penting (seperti: antibodi hewan – yang banyak ditawarkan oleh produk-produk kolostrum di pasaran) sehingga transfer factor tidak memberikan alergi dan efek samping kepada kita.

Kekuatan dan Kemanjuran Transfer Factor

Ilmuwan menemukan hewan-hewan yang sesuai untuk mengambil transfer factor, yaitu: Sapi dan Ayam. Kolostrum sapi di ekstrak untuk mengambil transfer factor dan begitu juga ekstrak dari kuning telur ayamTeknologi ekstraksi dan sumber hewan yang di ekstrak telah di patenkan oleh 4Life Research, Llc, USA.

Ratusan dari ribuan orang di dunia mengkonsumsi transfer factor setiap hari untuk meningkatkan sistem imun. Suatu laporan diterima dari China,”lebih dari enam juta orang setiap hari mengkonsumsi transfer factor sebagai vaksin untuk hepatitis.”

Diseluruh dunia, orang-orang mengkonsumsi transfer factor sebagai cara menjaga imun saat bepergian. Seperti yang ditulis oleh Dr. Kenneth A. Bock, M.D.  didalam bukunya yang terkenal, The Germ Survival Guide – menganjurkan enam kapsul transfer factor setiap hari sebagai hal yang perlu dalam bepergian keluar kota atau keluar negeri, juga untuk kebutuhan sehari-hari menjaga kesehatan. 

Laporan Manfaat Transfer Factor

Transfer factor adalah dimaksud juga sebaga“immunocorrector” dan menurut laporan dapat mendukung sistem imun dalam berbagai cara berbeda, termasuk menekan sistem imun yang terlalu aktif untuk autoimun agar dapat berfungsi seperti sistem imun yang normal.

Bulan Mei 2000, majalah Alternative Medicine menerbitkan artikel yang berjudul “Educating the Immune” dimana D.J. Fletcher menuliskan,”sistem imun adalah suatu keajaiban alam, dan transfer factor (TF) suatu terapi imun yang merupakan bagian dari keajaiban.

”Sebagai suatu “molekul cerdas” dan penyeimbang sistem imun, transfer factor telah membuktikan manfaat dalam menolong menekan sistem imun yang tidak sehat dan yang berpotensi merusak dengan menimbulkan peradangan. Pada kenyataannya, transfer factor sebenarnya mendidik sistem imun Anda tentang apa yang harus diketahuinya untuk pelaksanaan yang optimal kapan saja peradangan terjadi. 

Ilmu Pengetahuan Transfer Factor: Terobosan dan Penemuan

Tidak terhitung artikel-artikel hasil riset mengenai molekul transfer factor sebagai fungsi sistem imun yang baik, dan 4Life Research, LLC, di Sandy, Utah – Amerika, telah menghasilkan penelitian berdasarkan riset, ilmu pengetahuan dan memiliki banyak hak paten.

Pada suatu penelitian independen sel Natural Killer (NK Cell), 4Life menggabungkan kombinasi sumber-sumber dari bovine dan avian  transfer factor yang dapat meningkatkan akivitas sel natural killer empat ratus tiga puluh tujuh persen, sangat jauh diatas garis dasar.

Oktober 2002, 4LIFE  mematenkan transfer factor bersumber dari avian sebagai sumber baru menghasilkan transfer factor.

Maret 2005, 4ife mematenkan proses kombinasi transfer factor yang dihasilkan dari paling sedikit dua cara berbeda yang bersumber dari hewan.

CEO 4Life Research, David Lisonbee telah berada di garis depan dalam penelitian  imun yang lebih dari 12 tahun. Untuk kontribusinya dalam pencarian pada “immunocorrector alami yang baru, sumber baru untuk ekstraksi, dan pengembangan teknologi progresip,” Lisonbee masuk kedalam Russian Academy of Medical  Technical Science dan tahun 2006 mendapatkan I.N. Blokhina Award for Bio-Technological Advancement. 

Transfer Factor Hari Ini

Tahun 2005, pemerintah Amerika mendidikasikan 7.1 milyar dollar untuk pengembangan strategi keadaan darurat dalam menghadapi penyakit menular.

Tidak peduli seberapa banyak uang yang di investasikan untuk melindungi dari serangan flu burung atau wabah-wabah yang lainnya, sistem imun adalah pertahanan pertama dan terakhir tubuh kita.

Sistem imun sangat bernilai dan tidak terhingga harganya, karena tanpa sistem imun, kita menghadapi  wabah (Pestilence) , penyakit (Disease), kelemahan (Infirmity), dan Kematian (Death).
Untungnya, riset berdasarkan ilmu pengetahuan diteruskan dan membuka suatu hal yang sangat menjanjikan antara molekul transfer factor dan reaksi optimal imun.

Bergegaslah untuk memiliki Transfer Factor. Ketika Anda memiliki 4LIFE Transfer Factor, tubuh Anda akan menjadi lebih kuat, sehat, dan dapat beraktifitas dengan optimal.
 

SIAPA 4LIFE ?

Profil Perusahaan:
4Life Research 
Address: 9850 South 300 West
Sandy, UT 84070-3262
Phone: 801-562-3600
Fax: 801-562-3750
Web Site(s): http://www.4life.com 
Products / Services: Nutritional Supplements
Countries of Operation: United States, Indonesia, Australia, Colombia, Hong Kong, Japan, Malaysia, Mexico, New Zealand, Panama, Philippines, Russian Federation, Singapore, South Korea, Taiwan, Thailand, United Kingdom,Germany.
Compensation Plan: Multi Level
Sales Strategy: Person-to-Person
 
Misi 4Life:
Filosofi 4Life berpusat pada suatu frase sederhana: Together, Building People (Bersama, Membangun Masyarakat).
 
Together (Bersama): Keberhasilan Anda terhubung langsung dengan keberhasilan tim Anda. Ketika kita bekerja bersama-sama, kita mampu mencapai lebih dari pada yang dapat kita capai sendirian. 4Life berkomitmen untuk bekerja sama dengan Anda saat Anda membangun bisnis Anda.
 
Building (Membangun): Pada saat Anda membangun bisnis Anda, Anda membangun harapan masa depan yang lebih baik untuk diri Anda sendiri dan untuk setiap orang yang mengkonsumsi produk 4Life atau mengambil keuntungan dari peluang 4Life. Kami berkomitmen untuk membantu Anda membangun kehidupan orang lain melalui rencana kompensasi yang menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
 
People (Masyarakat): Hubungan Anda dengan orang lain merupakan komponen penting dalam keberhasilan pemasaran jaringan. Kami memiliki keyakinan bahwa setiap individu adalah penting, dan setiap orang berhak memiliki kesempatan untuk memenuhi impian-impian pribadinya. 

Visi 4Life:
4Life berkomitmen untuk memberi dampak positif kepada kehidupan masyarakat di seluruh dunia, melalui Ilmu Pengetahuan, Kesuksesan, dan Pelayanan.
 
Ilmu Pengetahuan (Science): Produk-produk inovatif dengan hasil-hasil yang telah terbukti membuat para pelanggan Anda menjadi setia pada produk yang dihasilkan.
 
Kesuksesan (Success): Sebuah peluang yang menempatkan Anda dalam posisi mengendalikan masa depan finansial dan potensi keuangan Anda sendiri.
 
Pelayanan (Service): Sebuah perusahaan yang peduli dan selalu siap menolong di seluruh dunia.
 
4Life percaya dalam membangun masyarakat melalui Ilmu, Sukses, dan Pelayanan. Jadi, tidak peduli apa yang Anda cari - Kesehatan yang optimal, Memiliki waktu untuk mengembangkan kualitas hidup dan Kebebasan finansial, atau kesempatan untuk benar-benar membuat perbedaan di dunia bersama 4Life, Anda berada di perusahaan besar.
 
Selama lebih dari 15 tahun, kemajuan 4Life dibidang Transferceutical ™ Sains dan pay plan atau marketing plan yang memberikan kompensasi terbesar telah memberikan jalan keberhasilan distributor 4Life di seluruh dunia. Produk-produk 4Life yang sangat sulit untuk disaingi dan kompensasi tak terkalahkan dengan memberikan bonus terbesar di industri network marketing.
 
4Life BERKOMITMEN untuk merintis riset dan pengembangan produk mendukung sistem kekebalan tubuh dengan terobosan inovatif dalam Transferceutical ™ Science.
 
4Life Transferceutical adalah Produk yang unik, dipatenkan dan menembus tingkat tertinggi untuk meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh hingga 437%. Sebuah tes ilmiah menunjukkan bahwa 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan jumlah antibodi IgA protektif.

mengapa kita sakit

Sekarang ini kita telah menyaksikan merebaknya penyebaran hebat dari penyakit-penyakit mematikan yang susul-menyusul dengan penyakit mematikan lainnya. Epidemi seperti SARS, JE Virus, dan baru-baru ini flu burung, yang merupakan salah satu jenis epidemi terparah, tidak saja mengancam kesehatan, tetapi juga menjadi ancaman terhadap perekonomian satu wilayah. Lebih mengkhawatirkan lagi, virus-virus ini selalu mengadakan mutasi, yang sering kali menyebabkan pengobatan dan vaksinasi menjadi tidak mempan / resist.
 
Penyebab dari merebaknya penyebaran hebat ini adalah hasil kombinasi dari stress – yang mengakibatkan turunnya sistem kekebalan tubuh dengan beberapa faktor, sebagai berikut:

1. DAYA TAHAN VIRUS TERHADAP OBAT (RESISTANCE)

Merebaknya penyebaran penyakit yang mematikan di seluruh dunia disebabkan oleh banyak hal. Dari penggunaan antibiotik yang belum pernah dicoba sebelumnya, memunculkan banyak bakteri-bekteri turunan yang berdaya tahan / resist terhadap obat-obatan antibiotik, yang kemudian disebut sebagai super kuman (superbugs). Virus-virus juga telah bermutasi dan menjadi resist terhadap vaksin. Orang-orang yang beresiko terhadap virus jenis ini adalah orang-orang yang daya tahan tubuhnya lemah dan yang kekebalan tubuhnya turun.

2. TRAVELLING ANTAR NEGARA

Travelling antar negara juga telah menyebabkan penyebaran penyakit yang memakan korbannya dan semakin jelas bahwa banyak penyakit juga menyebar kepada ras ataupun kelompok tertentu yang biasanya tidak tertular.

3. PEMUKIMAN YANG PADAT PENDUDUK

Ketika muncul penyebaran wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome – Infeksi Saluran Pernafasan Atas / ISPA) di Asia tahun 2003, 2 (dua) negara yang paling terancam epidemi adalah Hong Kong dan Singapore. Kenapa demikian? Hal ini terjadi dikarenakan kedua negara tersebut jumlah penduduknya padat yang menjadikan lebih mudah bagi virus penyakit untuk merebak menjadi epidemi.

4. PEMELIHARAAN BINATANG DI DAERAH PEMUKIMAN

Pemeliharaan hewan di daerah pemukiman menjadikan penyakit-penyakit yang semula hanya menyerang hewan menjadi siap untuk menyebar ke manusia.

Tiga Cabang Sistim Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan / imunitas adalah pelindung tubuh kita. Ia yang melindungi tubuh dari mikroba asing, bakteri pathogen dan sel-sel yang abnormal (sel kanker) yang tidak bisa diterima oleh tubuh, dan berfungsi untuk membinasakan sel-sel asing tersebut. Sistem kekebalan itu sendiri yang memilah-milah mikroba / bakteri / sel-sel asing tersebut sampai tingkatan terkecil (molekul).

Sistem kekebalan tubuh mempunyai 2 kategori utama: kekebalan bawaan lahir dan kekebalan yang didapat dari luar. Kekebalan bawaan lahir sifatnya non-spesifik dan lama kelamaan daya kerjanya menjadi lebih efisien bila selalu bertemu dengan organisme sejenis. Kekebalan bawaan itu termasuk ketahanan anatomi manusia seperti kulit, antibodi manusia itu sendiri dan sel-sel kekebalan non-spesifik yang disebut sel-sel NK – Natural Killer (Pembasmi Alami) dan sel Macrophages.

Setiap kali kita dapat meningkatkan kemampuan kerja sel NK dan sel Macrophages, hal ini akan banyak menambah kemampuan untuk memerangi penyakit. Sel-sel ini akan menyantap dan menghancurkan bakteri Phatogens dengan suatu proses yang disebut phagocytosis.

Jenis kekebalan tubuh lainnya bersifat spesifik dan sering disebut sebagai kekebalan yang didapat dari luar tubuh. Yang termasuk dalam jenis ini adalah kekebalan dari manusia itu sendiri dan kekebalan yang diantarkan oleh sel. Kekebalan yang diperolah karena melawan bakteri pathogen diperoleh manusia dari infeksi (yang pernah diderita sebelumnya) atau vaksinasi.

KEKEBALAN DASAR MANUSIA
Kekebalan dasar manusia juga dikenal sebagai kekebalan dengan perantaraan antibodi. Kekebalan dari antibodi manusia ini bertemu dengan bakteri dan penyerang ekstra cellular (antigen asing yang berasal dari luar tubuh, seperti cairan serum dan cairan tubuh lainnya). Hal ini menyebabkan pertumbuhan antibodi untuk menetralisir zat antigen. Mula-mula sel B (B-Lymposit) mengenali antigen tersebut dan memproduksi antibodi (selama 10-20 hari). Antibodi-antibodi ini bersifat spesifik untuk melawan antigen tertentu saja. Sebagian dari sel B itu selanjutnya menjadi sel-sel memori (sel pengingat) dan akan memerintahkan sel-sel B lainnya untuk menyerang balik antigen yang serupa (misal: bakteri) dan selanjutnya dapat dengan cepat bertindak melawan antigen / bakteri tersebut (masa laten 5-7 hari).

KEKEBALAN TUBUH DENGAN PERANTARA SEL
Kekebalan tubuh yang timbul dengan perantara sel adalah karena sel T (T-Lymphocytes) yang bertemu dengan bakteri-bakteri pathogen intra selulair seperti virus. Tidak seperti bakteri yang berwujud sel, virus adalah suatu rangkaian dari RNA yang menghimpun diri mereka sendiri menjadi DNA dari sel-sel tubuh lainnya. Virus-virus ini menggunakan penggandaan selulair tubuh untuk tumbuh berkembang dan menyebarkan dirinya. Bila berdiri sendiri, virus-virus itu tidak mempunyai kemampuan untuk tumbuh berkembang seperti bakteri. Kekebalan tubuh yang timbul dengan perantara sel juga bertempur melawan parasit secara intra selulair dan dapat mengenali sel-sel kanker sebelum sel abnormal itu menjadi kanker yang parah. Oleh karena itu, ketika kekebalan tubuh seseorang sedang menurun (misal: karena stress kronis), maka ia berpeluang lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker. Kemoterapi yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker dapat menyebabkan penyakit ikutan lainnya, sebagai efek tekanan dari kemoterapi tersebut.

4LIFE TRANSFER-FACTOR – MENINGKATKAN KESEHATAN UMAT MANUSIA DENGAN MENINGKATKAN SISTEM KEKEBALAN SECARA EFEKTIF. HASIL UJI KLINIS SELAMA LEBIH DARI 50 TAHUN MENJADIKAN 4LIFE TRANSFER FACTOR SEBAGAI PRODUK NO. 1 DALAM PENINGKATAN IMMUNE SYSTEM.

Senin, 30 Maret 2015

PROSES PEMBUATAN TRANSFER FACTOR








Proses ini menggunakan nano filter untuk memisahkan molekul yang lebih besar, seperti antibodi, dan molekul-molekul yang tidak dibutuhkan untuk sistem kekebalan tubuh. Sehingga dihasilkan molekul-molekul Nano Factor

Nano Factor memainkan peran penting dalam "komando dan kontrol" jaringan sistem imun atau kekebalan tubuh. NanoFactor membantu mengontrol switch "on " dan "off", memastikan bahwa sistem imun tubuh Anda memberikan respon ketika dibutuhkan.

Dalam penjelasan sederhana, Nano Factor memiliki jumlah intuisi yang luar biasa pada sistem imun. Ia dapat menilai situasi dan memungkinkan sel-sel kekebalan tubuh untuk merencanakan serangan yang efektif dan tepat setiap saat

Penemuan Nano Factor dikombinasikan dengan kekuatan 4Life Transfer Factor yang telah teruji khasiatnya, Maka tercipta produk 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula



Ilmu Transferceutical ™ : Ilmu Transferceutical meliputi penelitian dan pengembangan produk yang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam mengenali, merespon untuk, dan mengingat potensi ancaman.

Nanofraction molekul : Nanofraction molekul memiliki intuisi alami dan fungsi sebagai bagian dari kompleks “komando dan kontrol” jaringan sistem kekebalan tubuh. Nanofraction molekul juga menjamin respon kekebalan tubuh yang tepat untuk setiap situasi.

NanoFactor ®  - 4Life memilik formula nanofractions dari kolostrum sapi.

Transfer Factor XF ®   - Transfer Factor dari kolostrum sapi.

Transfer factor e-XF ™ - Transfer Factor dari kolostrum sapi dan kuning telur ayam, dikombinasikan untuk berbagai dukungan.

Tri-factor ® formula   - kecerdasan  Transfer Factor  e-XF, dikombinasikan dengan intuisi NanoFactor.
 


CARA PEMESANAN

1. Memilih paket sesuai dengan kebutuhan. Silahkan kontak distributor resmi kami dikota terdekat untuk berdiskusi mana yang terbaik untuk anda.
2. Melakukan pembayaran sejumlah harga + ongkir

    BCA 4LIFE INDONESIA TRADING 6070415800
    MANDIRI 4LIFE TRADING 0-700006319698
    atau langsung ke no rek Distributor yang anda kontak.

3. Bukti pembayaran + KTP di kirimkan kepada Distributor via BB/ WA/ Email
4. Apabila kantor 4LIFE sudah selesai mengecek semua data administrasi maka TF akan dikirim 3-4 hari kerja ( sesuai daerah masing masing )



Minggu, 15 Maret 2015

TORCH ( Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes )

Anda mungkin sudah pernah mendengar atau tak asing lagi dengan istilah TORCH. Infeksi TORCH masih menjadi momok saat kehamilan karena dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian pada sang janin. TORCH merupakan kependekan dari Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes. Nama infeksi penyakit ini menggambarkan virus maupun parasit yang menyebabkan infeksi tersebut.

1. Toksoplasmosis
Toksoplasmosis disebabkan oleh infeksi parasit Toksoplasma gondii, banyak ditemukan pada daging hewan yang terinfeksi, kotoran dan bulu hewan peliharaan. Penyakit ini hanya terjadi bila infeksi toksoplasma akut terjadi selama kehamilan. 

Toksoplasmosis dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir cacat atau mati. Untuk pencegahan lakukan deteksi sedini mungkin saat Anda terdiagnosis hamil, hindari makan-makanan daging yang dimasak tidak matang, kurangi kontak dengan hewan peliharaan berbulu, jangan biarkan peliharaan memakan tikus atau bangkai.

Saat ini pemeriksaan penyakit ini menjadi lebih canggih. Pemeriksaan kordosintesis dan amniosintesis dapat mengetahui sedini mungkin toksoplasmosis melalui komponen janin yaitu darah atau cairan ketuban. Ibu yang terinfeksi penyakit ini harus mendapatkan terapi yang sesuai oleh dokter.

2. Rubella
Infeksi rubella disebabkan oleh virus Rubella, juga dikenal dengan campak jerman, menyerupai campak, namun bercaknya terlihat lebih kasar. Infeksi rubella pada kehamilan tiga bulan pertama dapat menyebabkan kelainan bawaan (sindroma kongenital) yang sangat buruk. Kelainan bawaan yang paling sering ialah, kelainan jantung, katarak, retinitis (radang pada retina), dan ketulian. 
Oleh karena itu, infeksi pada tiga bulan pertama kehamilan memberi pilihan untuk pengakhiran kehamilan (aborsi). Penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi kepada ibu.

3. Cytomegalovirus (CMV)
Disebabkan oleh virus dengan nama yang sama. Di Amerika CMV merupakan penyebab utama infeksi selama kehamilan (diperkirakan 0,5-2% dari seluruh bayi baru lahir). Gejala yang tampak seperti mikrosefali (ukuran kepala lebih kecil dari normal), ikterus (kulit warna kekuningan), hepatosplenomegali (pembesaran hati-limpa), hingga kematian. Pada 10-15 % bayi yang terinfeksi tidak menimbulkan gejala, namun akan timbul gejala setelah 1-2 tahun kemudian seperti, keterbelakangan mental, gangguan pendengaran dan penglihatan, serta gangguan perkembangan sistem saraf lainnya. Oleh sebab itu, CMV disebut sebagai penyebab utama kerusakan sistem susunan saraf pusat pada anak-anak.
Diagnosis CMV dapat diketahui dengan pemeriksaan darah ibu. Pengobatan yang memuaskan belum sepenuhnya ditemukan, biasanya dokter memberikan golongan antivirus sebagai pengobatan. Oleh karena itu, bila CMV terdiagnosis dini sebelum 20 minggu dapat dipertimbangkan untuk menghentikan kehamilan.

4. Herpes
Disebabkan oleh virus Herpes simplex. Penyakit ini dapat menyebabkan bayi lahir mati atau mati beberapa saat setelah dilahirkan. Biasa ditemukan pada ibu yang menderita herpes, terutama yang memiliki vesikel (seperti lepuh) dibagian kemaluan dan bersifat nyeri. Pencegahan dapat dilakukan dengan persalinan melalui seksio sesaria, sehingga janin terlindung dari kontak dengan cairan vesikel yang pecah saat persalinan.

Maka dari itu, sedini mungkin kita kenali dan deteksi infeksi TORCH dengan melakukan konsultasi kepada dokter, agar ibu terbebas dari TORCH sehingga lahirlah seorang bayi sehat yang lucu dan menggemaskan.

SOLUSI TERBAIK UNTUK TORCH adalah SistemImun yang Kuat, karena Imun tubuh yang lemah membuat tubuh mengalami infeksi karena berbagai 
serangan virus, bakteri, parasit dan hewan mikroba lainnya.




MENGAPA 4LIFE TRANSFER FACTOR yang terbaik?
  
1. Transfer Factor Tri Factor Formula berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri& sebagainya. Informasi yang terkandung di dalam TF plus merangsang tentara-tentara sistem imum untuk menyerang segala musuh-musuhnya : kuman, virus, jamur, parasit, bakteri, sel-sel rusak dan sel kanker

2. Transfer Factor Plus adalah produk yang mampu meningkatkan aktifitas sel natural killer 

TESTIMONI LEPRA

TESTIMONI TRANSFER FACTOR UNTUK KUSTA


Dr. Ma _ Luisa Venida seorang Dermatologist dan Pendiri Yayasan Penelitian Kulit di Filipina menggunakan Transfer Factor untuk kanker dan kusta.
Seorang pria tua menderita kanker pada wajah yang menyerang wajah kirinya, artinya , ia kehilangan wajah kirinya. Setelah mengambil Transfer Factor Plus 5kapsul 3x sehari selama 2 bulan, wajah kirinya kembali normal.

Ada lagi pasien, seorang anak umur 19 tahun yang menderita kusta sedang sekarat dan hampir kehilangan hatinya karena komplikasi. Setelah mengkonsumsi Transfer Factor , hatinya menjadi 100% baru ( sel-sel induk di sumsum tulang dikalikan dan dibedakan mejadi sel-sel hati, sehingga sel-sel hati menjadi jaringan hati dan akhirnya menjadi organ hati yang baru.